Mengaktifkan Future pada Kernel

Sunday, June 17, 2007 10:14
Posted in category Linux

Kernel merupakan inti dari semua sistem operasi. Pada Linux, kernel dapat dirubah/disesuaikan dengan kebutuhan user. Pada basic kernel, banyak fungsi-fungsi yang tidak diaktifkan dengan tujuan untuk menghemat resource dari memory. Beberapa contoh umum dari resource yang di disable yaitu: support untuk AMD, usb, multi prosesor (SMP = untuk computer yang mengunakan prosesor), dll.
Kernel merupakan inti dari semua sistem operasi. Pada Linux, kernel dapat dirubah/disesuaikan dengan kebutuhan user. Pada basic kernel, banyak fungsi-fungsi yang tidak diaktifkan dengan tujuan untuk menghemat resource dari memory. Beberapa contoh umum dari resource yang di disable yaitu: support untuk AMD, usb, multi prosesor (SMP = untuk computer yang mengunakan prosesor), dll.

Namun, jika kita memiliki computer yang berkemampuan rendah, alangkah baiknya jangan mengaktifkan seluruh fasilitas pada kernel, karena akan dapat membebani sistem. Sebaiknya yang tidak terlalu penting di set menjadi module.

Selain itu juga sebelum kita memutuskan untuk membuat kernel sendiri, sebaiknya coba memeriksa situs dari distro yang kita pakai terlebih dahulu, apakah kernel dengan spec yang kita inginkan tersedia, hal ini dikarena kernel dari distro yang kita pakai telah terkonfigure dengan baik dan memiliki standar dengan hardware-hardware yang berada dipasaran dan juga kita dapat menghemat waktu untuk mencari settingan yang sesuai. Jika kita tidak memiliki pilihan / ingin belajar lebih jauh tentang sistem operasi yang kita gunakan maka membangun kernel sendiri itulah pilihannya.

Tip & Trik:
1. Download kode sumber kernel dari www.kernel.org atau dari masing-masing situs distro kita.
2. Download dan extrak kernel tersebut ke /usr/src
3. Setelah terextrak pindah ke direktori /usr/src/linux
4. Jalankan perintah #make menuconfig atau #make xconfig (cuma beda tampilan)
5. Lakukan pengeditan terhadap kernel dari menu-menu yang tersedia sesuai dengan keinginan. Deskripsi dari masing-masing fungsi dapat ditampilkan.
6. Jika semua telah selesai ketikan #make dep
7. Jika semua telah selesai ketikan #make clean
8. Jika semua telah selesai ketikan #make bzImage
9. Sekarang kernel baru anda telah siap dengan nama bzImage
10. Biasanya kernel berada di /boot dengan nama vmlinuz
11. Sekarang kita copykan kernel kita yang baru ke /boot namun kernel yang lama jangan di timpa/diganti, buatkan nama baru untuk kernel kita. Contoh: #cp /usr/src/linux/arch/i386/boot/bzImage /boot/vmlinuz-2.6.18
12. Untuk membuat module untuk hardware yang ada jalankan perintah #make modules
13. Untuk mengintal module jalankan perintah #make modules_install
14. Maka module tersebut akan terinstall pada /lib/modules
15. Sekarang bagian yang paling susah edit lilo.conf / grub.conf yang berada pada /etc. TAMBAHKAN MENU BARU untuk memanggil kernel yang baru dan JGN DIHAPUS MENU yang lama untuk menghindari kegagalan boot dari sistem kita masih bisa boot mengunakan kernel yang lama.
16. Jalankan perintah untuk meload lilo atau grub anda.
17. Reboot komputer kita.
18. Setelah tampil menu pilihan, pilih kernel kita yang baru.
19. Rasakan bedanya. Kalau masih ada masalah maka anda harus mengedit ulang kernel anda sampai mendapatkan sesuatu yang sesuai dengan keinginan (terutama nantinya bermasalah pada setting memory untuk mencari yang pass gitu loh.)
20. Jika sudah pas, maka kita sekarang dapat menghapus kernel lama kita dan seluruh setting yang berhubungan dengan kernel lama pada lilo.conf dan grub.conf.

Catatan:
1. Jangan lupa menset hardisk controller anda pada kernel (jgn sebagai module).
2. Jangan lupa menset EXT2 pada kernel (EXT3 boleh di set sebagai module) karena beberapa aplikasi yang diload pada waktu boot masih mengunakan EXT2 sebagai setandar.
3. Sound Card sebaiknya di set sebagai module.
4. Usb boleh di set sebagai module, namun pada preliminary USB device file system di set ‘y’.
5. Support untuk MS dos fat fs support dan vfat (windows) fs di set sebagai module.

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

2 Responses to “Mengaktifkan Future pada Kernel”

  1. yohanes says:

    November 22nd, 2007 at 7:34 am

    klo ethernet enaknya di load sebagai module atau langsung masuk kernel?

  2. webmaster says:

    November 27th, 2007 at 10:20 pm

    Kalau memang bisa diload sebagai module mungkin lebih baik karena tidak membebani system. Misalnya jika sewaktu-waktu kita menganti ethernet card, maka kita hanya perlu menonaktifkan dari daftar module tanpa harus menggedit kernel dan mengcompile kernel lagi.

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam