Automasi dgn Cron
Sunday, June 17, 2007 10:05Dalam keseharian, banyak pekerjaan yang harus dilakukan pada waktu tertentu dengan Linux Box kita, sebagai contoh membackup database, memeriksa sistem yang down dan menghidupkan kembali. Dalam keseharian, banyak pekerjaan yang harus dilakukan pada waktu tertentu dengan Linux Box kita, sebagai contoh membackup database, memeriksa sistem yang down dan menghidupkan kembali.
Pada suatu saat kita mendapatkan undangan yang sangat penting, sehingga kita tidak dapat melaksanakan proses/pekerjaan yang telah terjadwalkan pada saat tersebut. Sehingga, perkerjaan kita terabaikan, dan sistem kita akan terancam jika kita tidak melaksanakan pekerjaan tersebut.
Untuk menyelesaikan permasalahan ini dapat kita mengunakan aplikasi bawaan dari Linux yaitu cron. Adapun program cron akan memanggil sepecial file yang disebut dengan crontab. Dimana didalam crontab ini berisikan jadwal-jadwal dan perintah-perintah yang harus dilaksanakan.
Namun seorang user akan dapat menjalankan proses penjadwalan jika beberapa kreteria telah terpenuhi yaitu:
* Nama user tercantum di dalam file cron.allow
* Nama user tidak tercantum di dalam file cron.deny
* File cron.deny ada, namun didalamnnya kosong.
* Kedua file tersebut tidak ada, maka seluruh user dapat menggunakan proses cron.
Perintah-perintah pada cron:
crontab -e Untuk mengedit file crontab, atau membuatnya jika belum ada.
crontab -l Menampilkan isi dari file crontab
crontab -r Menghapus file crontab
crontab -v Menampilkan kapan terakhir kalinya kamu mengedit file crontab tersebut
Format yang diisikan didalam file crontab:
* * * * *
- – – – -
| | | | |
| | | | +—– day of week (1 – 7) (monday = 1)
| | | +——- month (1 – 12)
| | +——— day of month (1 – 31)
| +———– hour (0 – 23)
+————- min (0 – 59)
Contoh perintah:
30 18 * * * /home/username/backup.sh
“Setiap jam 18.30 menjalankan script backup.sh yang berada /home/username/”
30 3 1 * * /home/usename/backup.sh
“Menjalankan script backup.sh pada pukul 3:30 a.m Setiap tanggal1″
30 0 1 1,6,12 * /home/usename/backup.sh
“Menjalankan script backup.sh aetiap jam 00.30 setiap tanggal 1 Januari, 1 Juni, dan 1 Desember”
0 20 * 10 1-5 /home/usename/backup.sh
“Setiap hari Senin-Jumat pada jam 20.00 hanya di bulan Oktober”
0 0 1,10,15 * * /home/usename/backup.sh
“Setiap jam 00.00 pada tanggal 1, 10, dan 15 tiap bulannya”
5,10 0 10 * 1 /home/usename/backup.sh
“Menjalankan script backup.sh setiap jam 12.05 dan 12.10 setiap hari Senin di tanggal 10 setiap bulannya”
30 3 5,10,15 * * /home/username/backup.sh
“Menjalankan script backup.sh pada pukul 3:30 a.m Setiap tanggal 5,10,15
30 3 1-7 * * /home/username/backup.sh
“Menjalankan script backup.sh pada pukul 3:30 a.m selama 1 minggu pertama (tgl 1-7)”
*/6 * * * * /home/username/backup.sh
“Menjalankan script backup.sh setiap 6 menit”
Demikian artikel ini saya tulis, semoga dapat berguna bagi anda.


agunk89zone says:
May 25th, 2008 at 6:38 pm
so good coy…
slam says:
July 15th, 2008 at 12:27 pm
ini yang kucari
ria says:
August 1st, 2008 at 5:06 pm
terimakasih atas artikel nya..
saya baru belajar crontab, mohon petunjuknya.
saya menjadwalkan command line ‘route -n’ dan menuliskan hasilnya ke file.
saya sdh melakukan itu dan sukses.
perintah di filenya (nama file yg dijadwalkan adalah route) : route -n > /var/www/html/hasil
perintah di crontab: * */1 * * * /var/www/html/route
namun, hal ini tdk berjalan otomatis, maksudnya saya harus menjalankan command ./route di shell baru kmd hasilnya bisa tertulis di file ‘hasil’.
mohon petunjuknya, gimana caranya agar hasil dari penjadwalan itu scr otomatis tertulis ke file ‘hasil’ tanpa saya harus menjalankan command ‘./route’ di shell.
sangat diharapkan bantuannya
terimakasih banyak